Advertisement
sholat tarawih bacaan dan tata cara nya
gambar: detik.com

Bacaan Niat Sholat Tarawih Dan Tata Cara Mengerjakannya Lengkap

TRIBUNNEWS.COM – Selain menjalankan puasa di bulan Ramadhan, umat Muslim juga melaksanakan sholat Tarawih.

Dikutip dari Buku Panduan Lengkap Ibadah Muslimah oleh Ust. M. Syukron Maksum, tarawih adalah sholat yang dikerjakan pada malam hari di bulan Ramadhan.

Hukum sholat tarawih adalah sunah muakadah atau sangat dianjurkan untuk dilaksanakan.

Waktu mengerjakan yakni setelah sholat Isya sampai datangnya subuh atau fajar.

Berikut bacaan niat sholat tarawih dalam latin, arab beserta artinya.

Bacaan Niat sholat tarawih

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat taraawiihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ma’muman lillahi ta’aalaa

Artinya: “Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Masih dikutip dari buku yang sama, terkait jumlah rakaat sholat Tarawih, terjadi ikhtilaf atau perbedaan pendapat di kalangan kaum muslim.

Ada yang mengerjakan dengan 8 rakaat, yang didukung dalil bahwa Rasulullah Saw mengerjakannya seperti itu.

Ada yang mengerjakan 20 rakaat, sebagaimana dilakukan oleh amirul mukminin, Sayyidina Umar bin Khattab.

Tata Cara Sholat Tarawih

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, berikut tata cara sholat Tarawih.

1. Pelafalan niat shalat Tarawih

2. Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram

3. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram setelah melafalkan niat

4. Baca ta‘awudz dan Surat Al-Fatihah

5. Rukuk

6. Itidal

7. Sujud pertama

8. Duduk di antara dua sujud

9. Sujud kedua

10. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.

11. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.

BACA JUGA :   Octa FX Broker untuk Trader Pemula, Apakah Aman?

12. Salam pada rakaat kedua/keempat.

Setelah selesai melakukan shalat Tarawih, dapat ditutup dengan shalat Witir.

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًاِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatal witri rok ‘atan mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman / imaman) lillaahi ta’alaa

Artinya: “Saya niat salat witir satu rakaat menghadap qiblat menjadi makmum karena Allah ta’alaa.”

Niat Salat Witir – 3 rakaat

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman/imaman) lillaahi ta’alaa

Artinya: “Saya berniat shalat witir tiga rakaat menghadap kiblat menjadi (ma’muman/imaman) karena Allah ta’alaa.”

 

Artikel asli >> Disini