Teori Psikologi Sosial

10 Teori Psikologi Sosial Menurut Para Ahli

Peristiwa sosial sama menariknya dengan peristiwa alam. Manusia adalah mahluk sosial yang saling membutuhkan antara orang satu dengan orang lainnya. Hal ini terus dipelajari dan diteliti oleh berbagai ahli teori psikologi sosial dan merumuskan banyak teori.

Konsep dasar psikologi sosial sebenarnya merupakan ilmu pengetahuan baru yang telah dan mulai dipelajari, mulai dipahami dan mulai digunakan sejak tahun 1930 di negara Amerika Serikat dan beberapa daerah lainnya secara terus-menerus.

Riset ini menjadi landasan strategi pemasaran dan menetapkan ekspektasi pemerintah. Pelajari lebih lanjut tentang berbagai teori psikologi sosial dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

Penelitian ini menjadi dasar strategi pemasaran penelitian dan bahkan penjangkauan pemerintah. Pelajari tentang berbagai teori psikologi sosial dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

Kajian tentang hal tersebutlah yang menjadi modal para ahli untuk melakukan riset, menentukan bagaimana strategi pemasaran, hingga cara diseminasi yang dilakukan oleh pemerintah setempat. Mari mengenal lebih dalam tentang berbagai teori psikologi sosial dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

Teori Psikologi Sosial Secara Umum dan Menurut Para Ahli

Teori Psikologi Sosial Menurut Para Ahli

Berlandaskan pandangan dan pendapat tersebut, psikologi sosial berperan penting dalam membentuk perilaku manusia supaya cenderung bisa beradaptasi secara efektif dan efisien dalam situasi apapun dan dimanapun meraka berada.

Dibawah ini adalah ulasan tentang prinsip dasar dari disiplin ilmu teori psikologi sosial menurut para ahli dan menurut pengertian secara umum:

1. Teori Genetik

Kenapa manusia secara alamiah dan naluri sangat membutuhkan orang lain sebagai teman mereka maka penjelasan yang paling dasar dan lazim bisa didapatkan melalui teori awal psikologi sosial.

Secara Genetik orang pada umumnya membutuhkan orang lainnya. Mereka mungkin menggunakan mekanisme pertahanan diri atau mekanisme pertahanan diri dan mungkin juga sebagai bentuk ekspresi diri seorang manusia.

Menjadi seorang orang tua, bos, karyawan, tentara, karyawan bank , dan lain sebagainya merupakan suatu bentuk kualitas hidup dan kontribusi sosial dari manusia tersebut yang mereka dapatkan sebagai manusia sosial.

2. Teori Stimulus Respon

Teori stimulus respon merupakan teori psikologi sosial yang mengedepankan hubungan kausal atau sebab akibat antara orang satu dan orang lainnya. Mereka akan merespons secara sosial terhadap rangsangan yang diberikan kepada mereka.

Hal ini menunjukkan bahwa secara sosial orang dapat berubah dengan motivasi yang benar dan tepat. Sebagai contohnya orang akan mulai mencari uang agar bisa makan karena lapar, atau orang akan berteriak jika merasa marah, dan lain sebagainya.

3. Teori Kognitif

Selanjutnya ada teori kognitif yaitu bagaimana orang akan bereaksi untuk berhubungan dengan orang lain berdasarkan dari apa yang mereka lihat.

Pengetahuan ini membentuk pemahaman kita tentang dunia dan memengaruhi perilaku kita dalam pengertian psikologis dasar kepribadian manusia.

Pengetahuan inilah yang membentuk pemahaman dan mempengaruhi perilaku manusia, dan ini termasuk dalam konsep dasar dari  ilmu psikologi kepribadian manusia untuk hidup didunia.

Manusia akan mengeluarkan sikap berhati-hati dengan orang yang nampak sangar dan agresif. Atau manusia akan lebih berbelas kasih kepada mereka yang menderita miskin dan teraniaya.

4. Teori Belajar Sosial

Teori Belajar Sosial

Dengan menerapkan prinsip-prinsip psikologi sosial pada pola pembelajaran sosial Anda dapat mengubah perilaku menjadi kebiasaan. Seperti bangun tidur pagi Jika dilakukan berulang kali orang akan terbiasa bangun pagi. Apabila sudah menjadi kebiasaan otomatis tubuh akan terbangun di pagi hari meskipun tidak menyalakan alarm.

5. Teori Peran

Hubungan dengan orang tidak terbatas pada kalangan keluarga dan pekerjaan. Faktanya satu orang dapat memainkan banyak peran dan mampu memikul tanggung jawab yang berbeda.

Anda adalah anak dari orang tua Anda dan pada saat yang sama ayah dari anak-anak Anda. Orang-orang akan bertindak sesuai dengan peran mereka Untuk memenuhi kriteria terhadap ekspektasi dan penilaian normatif diri sendiri dan orang lain.

6. Teori Penguatan Sosial

Hubungan yang terjadi antara dua manusia atau lebih biasanya disebabkan oleh adanya motif simbiosis mutualisme atau timbal balik mengharapkan keuntungan dari kedua belah pihak.

Dengan siapakah anda akan memilih untuk bergaul dan berinteraksi untuk mendapatkan keuntungan dan manfaat dari terciptanya hubungan tersebut.

Berbicara dengan seseorang mendapatkan uang mendapatkan rasa hormat dan kehormatan adalah perasaan berbeda yang dirasakan seseorang saat berinteraksi dengan orang lain. Secara psikologis emosi ini diharapkan ketika berbicara dengan orang lain.

7. Teori Identitas

Teori-teori baru dapat muncul sebagai refleksi dari teori-teori sebelumnya. Ada Teori identitas yang menggabungkan antara teori peran dan konsep diri.

Semakin beragamnya peranan yang dimiliki seseorang Identitas dan perilakunya semakin dipengaruhi oleh ekspektasi dari dirinya atau oleh ekspektasi orang lain terhadap dirinya.

Sebagai contoh ada seorang istri yang meminta suaminya agar lebih tekun dan giat lagi untuk bekerja mencari uang karena suami adalah tulang punggung keluarga, dan ada seorang ayah yang mengharapkan anaknya untuk taat kepada orang tua dan rajin belajar agar pintar.

8. Teori Behavioristik

Yang pertama dapat dilihat dari teori behavioristik. Teori ini menekankan bagaimana seseorang bereaksi terhadap rangsangan lingkungan melalui proses belajar. Hubungan yang terjadi dalam teori ini adalah contoh utama.

John B. Watson dialah merupakan pendiri aliran psikologi ini, menurut dia status ilmiah ilmu psikologi manusia menjadi lebih terjamin dengan adanya aktivitas ilmiah oleh prosedur eksperimen seperti pada penelitian psikologi binatang.

9. Teori Gestalt

Selanjutnya ada teori gestalt dan Kognitif. Mereka melihat individu sebagai agen penerima yang mereka gunakan untuk memanipulasi dan mengubah informasi yang mereka terima. Antara lain ini merujuk pada proses mental yang mampu mengubah masukan sensorik apa pun menjadi struktur yang lebih bermakna.

10. Teori Lapangan

Teori Lapangan kehidupan sehari-hari

Terakhir adalah teori lapangan, teori ini disampaikan oleh Kurt Lewin yang mempunyai pemikiran berlandaskan lapangan atau ruang hidup. Dalam pandangannya semua fenomena perilaku seperti mimpi keinginan keinginan adalah merupakan salah satu bagian dari ruang hidup.

Dalam teori lapangan ini juga mengandung tentang tingkah laku sosial antar manusia yang disebabkan oleh adanya hasil interaksi dengan orang lain.

Kesimpulan

Bagaimana Anda dapat menerapkan prinsip-prinsip psikologi sosial dalam kehidupan sehari-hari Anda? Sebagai contoh iklan produk susu di televisi bisa menjelaskan bagaimana kewajiban sebagai orang tua pada anaknya yang masih kecil.

Sosialisasi tentang keluarga berencana yang isinya himbauan untuk memiliki dua anak cukup bisa sukses dijalankan pemerintah dengan menggunakan teori peran atau kognitif.

Oleh karena itu menurut para ahli psikologi Indonesia dan Dunia pada umumnya banyak masalah sosial atau sosialisasi yang dapat dipahami dengan mempelajari berbagai teori psikologi sosial.